Anda membutuhkan Domain, Hosting, Web, Portal Jurnal, Toko Online hubungi kami 087736223737 - intermediasolo.net

Yusril Ihza Mahendra dipertanyakan Kesaksiannya


banner 300250

Yusril Ihza Mahendra dalam sidang sengketa Pilpres 2014, meminta majelis hakim MK untuk berani mengambil putusan, apakah pelaksanaan pilpres kemarin sesuai konstitusi atau tidak. Yusril hadir dalam sengketa ini dengan kapasitas sebagai saksi ahli dari kubu Prabowo. Sekarang sudah saatnya MK melangkah kearah substansial. Khususnya, seperti yang dilakukan MK Thailand, apakah pemilu itu konstitusional apa bukan, kata Yusril dalam persidangan di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Yusril dihadirkan kubu Prabowo-Hatta sebagai saksi ahli dalam persidangan ini menyatakan, apabila ada pihak yang mengajukan gugatan pemilu, berarti pelaksanaan pemilu presiden pada 9 Juli kemarin perlu dipertanyakan aturannya. “Apakah pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sudah terjadi,” tandasnya.
Kubu KPU dan Jokowi-JK sempat mengajukan keberatan dengan majelis konstitusi yang menghadirkan Yusril sebagai ahli.
Adnan Buyung Nasution sebagai kuasa hukum KPU mempertayakan, apakah seorang yang telah berbicara mengenai perkara di MK patut maju sebagai ahli. “Apakah seseorang yang sudah berbicara mengenai perkara PHPU Pilpres di MK di sosial media layak untuk maju sebagai saksi ahli,” tukas Adnan.
Sementara itu, kubu Joko Widodo dan Jusuf Kalla mempertanyakan status Yusril yang menjabat sebagai Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB). Terlebih PBB jelas-Jelas mendukung Prabowo-Hatta.
“Bagaimana yang mulia mengenai status saksi sebagai ketua dewan syuro,” celetuk salah satu kuasa hukum pasangan nomor urut 2 itu dalam pilpres 2014.
Menanggapi protes tersebut, Ketua MK, Hamdan Zoelva meminta kepada pihak KPU dan Jokowi-JK untuk tetap mendengarkan keterangan Yusril. Diterima atau tidaknya keterangan Yusril, tegasnya, hakim konstitusi yang akan mempertimbangkan.
“Iya biar kita dengarkan dulu kesaksiannya. Biar hakim yang mempertimbangkan,” kata Hamdan.
Yusril seusai sidang mengatakan, kehadirannya sebagai ahli tata negara dan telah disumpah, karena itu dia memberikan keterangan secara objektif. “Saya tidak berpihak kepada pihak mana pun,” tandasnya.




Loading...
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Anda membutuhkan Domain, Hosting, Web, Portal Jurnal, Toko Online hubungi kami 087736223737 - intermediasolo.net